solid gold

Pemangkasan Produksi Minyak OPEC Bisa Lebih Lama

solid gold Menteri Perminyakan Rusia Alexander Novak menyatakan, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak ( OPEC) dan negara-negara produsen lainnya memiliki kapasitas untuk memperpanjang dan memperdalam pemangkasan produksi minyak.

Ini bisa terjadi jika situasi pasar minyak lebih kompleks. “Jika diperlukan, kami bisa memperpanjang kesepakatan. Kalau perlu, kami bisa meningkatkan besaran jumlah yang perlu diturunkan atau sebaliknya, kita bisa menurunkannya,” kata Novak seperti dikutip dari CNBC, Selasa (11/7/2017).

Pada Mei 2017 lalu, OPEC dan beberapa negara produsen minyak non- OPEC termasuk Rusia sepakat memperpanjang pemangkasan produksi minyak hingga Maret 2018. Akan tetapi, meskipun sudah ada kesepakatan pemangkasan, harga minyak tetap merosot.

Acuan harga minyak internasional Brent telah turun lebih dari 9 persen sejak pengumuman itu. Salah satu penyebabnya adalah peningkatan produksi minyak Libya dan Nigeria, keduanya adalah anggota OPECyang tidak ikut dalam kesepakatan pemangkasan produksi.

Menurut Novak, penting untuk diingat bahwa OPEC dan anggota-anggota non- OPEC bisa mengambil keputusan yang dapat memberi dampak positif bagi industri.

Sementara itu, Menteri Energi Kazakhstan Kanat Bozumbayev menuturkan, negaranya ingin secara gradual keluar dari kesepakatanOPEC satu atau dua bulan sebelum kesepakatan jatuh tempo. Namun demikian, menanggapi hal tersebut, Novak enggan berspekulasi. solid gold

Ia menegaskan, masih terlalu dini untuk memprediksi langkah apa yang akan dilakukan pasca kesepakatan pemangkasan produksi.

“Ketika kesepakatan pertama ditandatangani selama enam bulan, banyak orang langsung bertanya pada saya, apa yang akan terjadi dalam enam bulan? Kemudian, begitu kami memperpanjangnya untuk sembilan bulan ke depan, semua orang ingin tahu apa yang akan terjadi dalam sembilan bulan. Ini adalah pertanyaan yang tidak ada habisnya,” ungkap Novak.

Akhir pekan lalu, delegasi OPEC menyatakan mereka merasa didukung oleh keterbukaan Rusia untuk mendiskusikan perubahan terkait pemangkasan produksi OPEC.

Eksportir minyak terbesar dunia, Arab Saudi dan Rusia sebelumnya menyatakan tak ada persyaratan khusus terkait pengukuran tambahan guna menggenjof harga.

Beberapa menteri OPEC dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan perwakilan Rusia untuk mendiskusikan situasi pasar minyak global. Pertemuan itu akan dilaksanakan di Saint Petersburg pada 24 Juli 2017 mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *