Imigrasi Yogyakarta Mulai Berlakukan Sistem Antrean Online

cerita sex Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta mulai memberlakukan sistem antrean online bagi pemohon baik masyarakat umum ataupun biro perjalanan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Yogyakarta, Didik Heru Praseno Adi, Senin (9/10) menegaskan, jika sebelumnya diberlakukan pengurusan paspor secara kolektif oleh badan usaha, saat ini sudah tidak berlaku, atau tidak ada lagi jalur khusus dalam pengurusan paspor.

“Per Oktober ini semua pihak harus melakukan pendaftaran antrean secara online tanpa terkecuali. Masyarakat umum dan biro travel semuanya sama, tidak ada jalur khusus,” ujarnya.

Dikatakan, biro perjalanan pun punya kewajiban yang sama, sebab dengan penerapan sistem online, seluruh lapisan masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang sama. cerita sex

Meski membutuhkan waktu yang relatif lebih lama dari sebelumnya, Didik Heru menyatakan, bahwa dengan sistem pendaftaran online, biro perjalanan harus tetap melewati prosedur dan relatif lebih lama dari sebelumnya.

“Dengan pendaftaran online ini, maka biro perjalanan akan membutuhkan waktu lebih lama dalam mengurus paspor kliennya. Untuk itu, harus dilakukan jauh-jauh hari dari saat keberangkatan,” tegasnya.

Dikatakan, dengan terbatasnya kuota per hari, maka pemohon kolektif kan terlayani paling tidak dua minggu setelah melakukan pendaftaran via website atau aplikasi.

Dijelaskan, setiap akun bisa mengajukan lima permohonan paspor untuk mendapatkan jadwal yang berdekatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *